TOPICS:
-
Effective
Communication and People Skills
-
ABC
Selling Skills
-
Consultative
Selling Approach
-
Coaching
A Sales Team
-
Applied
Leadership Training; Practical Management Workshop;
-
Public
Speaking for Managers
-
Habits
of Effective People; Seven Ways to Motivate Yourself Powerfully
-
Adversity
Quotient Series
-
Mindset
Updating Seminar
-
Managing
Your Mood
-
Building
Professional Work Ethos.
|
|
|
Sejak
tahun 1986 Andrias Harefa telah memainkan peranannya sebagai Inspiring WTS, singkatan Writer,
Trainer, and Speaker. Ia telah mulai menulis artikel dan memenangkan sejumlah lomba
karya tulis ilmiah sejak masih kuliah di Fakultas Hukum Universtas Gajah Mada, Yogyakarta.
Pada saat yang sama, aktivis kelompok studi ini sering diminta memberikan ceramah dan
pelatihan untuk kalangan remaja di sejumlah sekolah dan kampus di sekitar Yogyakarta,
Magelang, Semarang, Salatiga, dan Solo.
Pindah
ke Jakarta Oktober 1989, anak ketiga dari enam bersaudara ini memulai kariernya sebagai
Training Consultant Dale Carnegie Training, sebuah lembaga pelatihan bisnis terkemuka di
dunia, yang berpusat di New York, Amerika Serikat. Di lembaga ini ia juga memainkan peran
sebagai trainer/instruktur pelatihan dan sempat memperoleh lisensi/sertifikasi pelatihan
di bidang effective speaking and human relations, sales coursesales
advantages, leadership training for managers, the leader in you, employee development
course, customer relations course, professional development series. Tidak kurang dari
enam penghargaan diterimanya sebagai konsultan berprestasi [Club 250 tahun 1992; dan
Diamond Club 4 tahun berturut-turut, 1993-1996] dan instruktur yang kreatif-inovatif
[1995]. Untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensinya, ia sempat mengikuti
sejumlah kursus singkat di Yogyakarta, Jakarta, Bali, Bangkok, Washington DC, Dallas, San
Diego, Orlando, Tucson, dan selalu mencari cara untuk belajar lebih jauh.
Sejak
September 1998, buku-bukunya mulai diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, Penerbit Buku
Kompas, dan sejumlah penerbit terkemuka lainnya.
Sampai
Oktober 2005 ia telah melahirkan tidak kurang dari 25 karya tulis dan disebut-sebut
sebagai salah satu penulis buku-buku best seller di Indonesia. Harian Kompas,
Koran Tempo, Jakarta Post, Majalah Gatra,
Femina, Ayah Bunda, Bahana, Manajemen, EKSEKUTIF, dan Warta Bisnis pernah menampilkan sosoknya sebagai
penulis buku, fasilitator pelatihan, dan pembicara seminar yang unik dan produktif.
Sebagai penulis buku-buku terlaris, namanya disejajarkan dengan Aa Gym [penggagas
Manajemen Qalbu], Hermawan Kertajaya [pakar pemasaran terkemuka], Rhenald Kasali
[penggagas acara Bedah Bisnis di televisi], dan Anand Krisna
.
Sejumlah
karya tulisnya yang masuk daftar best seller,
antara lain:
1.
Sukses Tanpa Gelar; Gramedia; 1998/2005
2.
Berguru pada Matahari; Gramedia; 1998
3.
Mematahkan Belenggu Motivasi; Gramedia; 1999
4.
Membangkitkan Roh Profesionalisme; Gramedia;
1999
5.
10 Kiat Sukses Distributor MLM; Gramedia;
1999
6.
Berwirausaha Dari Nol; Gramedia;
2000
7.
Menjadi Manusia Pembelajar; Kompas; 2000
8.
Mutiara Pembelajar; GCM; 2001
9.
Agar Menulis/Mengarang Bisa Gampang; Gramedia;
2002
10.
Agar
Menjual Bisa Gampang; Gramedia; 2002
11.
Sekolah
Saja Tidak Pernah Cukup; Gramedia; 2002
12.
Mengasah
Paradigma Pembelajar; Gradien; 2003
13.
Mengasah
Indra Kepemimpinan; Gradien; 2003
14.
Be
Happy: Memulung Keceriaan dari Sekolah Kehidupan; Gradien; 2005
Sebagai
fasilitator pelatihan, ia sudah mencatat lebih dari 15.000 jam terbang. Boleh dikatakan ia
adalah salah satu trainer dengan jam terbang terbanyak di negeri ini. Dan disamping
memberikan pelatihan di bawah bendera PT Spirit Mahardika [1998 sekarang], pria
berdarah Nias yang lahir di Curup, Bengkulu, ini juga dikenal sebagai pembicara
inspirasional.
Ia
diundang untuk berbicara dalam forum employee gathering, annual conference, regional
conference, national convention, rapat kerja perusahaan, dan seminar-seminar
nasional yang dihadiri ratusan hingga ribuan orang. Sebagai pembicara publik, ia sempat
berbagi panggung dengan [urut alfabet]: Andrie Wongso, Bob Sadino, Didik C. Rachbini, Gede
Prama, Helmy Yahya, James Gwee, Jansen H. Sinamo, Purdi E. Chandra, Miing Bagito, Rhenald
Kasali, Roy Sembel, dan sebagainya.
Sejumlah
klien yang menggunakan jasanya datang dari berbagai bidang industri seperti otomotif [Grup
Toyota, Isuzu, Honda]; perbankan [Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI, Bank
NISP, Bank Danamon, dsb]; asuransi [Bumi Putera, Jiwasraya, Prudential, AIA, Axa, Lippo,
BRIngin, dsb]; alat berat [United Tractors, Pama Persada, dsb]; properti [Jaya Property,
Grup Ciputra, dsb]; multi level marketing [Amway, CNI, Tupperware, Prime &
First, dsb]; farmasi dan consumer goods [Grup
Konimex, Grup Kalbe Farma, dsb]; telekomunikasi [Telkom, Indosat, dsb], dan sebagainya.
Ia
berpengalaman merancang modul-modul pelatihan khusus dan melatih para internal trainer,
berdasarkan permintaan klien-kliennya. Sejumlah program yang pernah dibuatnya, antara
lain: Effective Communication and People Skills;
ABC Selling Skills; Consultative Selling Approach; Coaching A Sales Team; Applied
Leadership Training; Practical Management Workshop; Public Speaking for Managers; Habits
of Effective People; Seven Ways to Motivate Yourself Powerfully; Adversity Quotient
Series; Mindset Updating Seminar; Managing Your Mood, Building Professional Work Ethos.
Sesekali,
mantan presenter acara Book Review di Metro TV [2001] dan Success Story di
Q-Channel Indovision [2002] ini juga diminta menjadi dosen tamu di sejumlah kampus
terkemuka seperti Uni-versitas Bina Nusantara, Univer-sitas Indonesia, Universitas Sanata
Dharma, Universitas Atmajaya, Universitas Surabaya, Universitas Maranatha, Universi-tas
Islam Negeri Syarif Hida-yatullah, Universitas Terbuka, dan sebagainya.
Seperti
buku-bukunya, tema bicara pria kelahiran tahun 1964 ini berkisar di antara learnership,
leadership, dan entrepreneurship [pembelajaran, kepemimpinan, dan
kewirausahaan].
Saya
ingin membuat orang-orang yang saya temui menjadi manusia-manusia Indonesia yang lebih
optimis menatap masa depan negeri ini. Saya ingin mendorong setiap orang untuk berbuat
sesuatu, menyumbang talenta dan bakat terbaiknya untuk memaknai Indonesia baru,
ujarnya suatu ketika. Itulah sebabnya menyemangati dan memotivasi orang menjadi kompetensi
yang terus dikembangkannya secara berkesinambungan. Ia terinspirasi oleh tokoh-tokoh
terkemuka seperti Ahmad Wahib, Soe Hoek Gie, Dale Carnegie, Benyamin Franklin, Warren
Bennis, Scot Peck, Stephen R. Covey, Stephen Tong, Peter Senge, John Maxwell, Anthony
Robbins, Daniel Goleman, Martin Seligman, Paul Stoltz, Jack Canfield, Paul McKenna, para
aktivis neurosains [NLPers, Neurosemantic, AQ-ASQ], dan lain-lain.
Cita-citanya
yang belum tercapai adalah memiliki 10 usaha kecil-menengah yang beroperasi tanpa
keterlibatannya secara langsung. Ia pernah merintis sejumlah usaha, dan sebagian kandas di
tengah jalan, tersisa tiga usaha yang masih berjalan hingga kini. Disamping itu, penggagas
konsep Indonesia School of Life yang ikut membidani lahirnya Palembang School
of Life dan memfasilitasi lahirnya Komunitas Pembelajar Mahardika [lihat situs
www.pembelajar.com:
bangga menjadi anak bangsa dengan cara menjadi kebanggaan bagi bangsa] ini juga berharap
diberi kesempatan hidup untuk mewariskan 100 buku kepada generasi penggantinya.
Waktu
senggangnya digunakan untuk mengurus RT, bermain pingpong, treadmill, dan mencari donatur pendukung program
hibah buku kepada pengajar sekolah. Menikah dengan Restuty Ida Sondang Hutapea, yang
menekuni profesi Notaris/PPAT, mereka telah dikaruniai dua anak.
Misi
hidupnya disusun dalam bentuk pantun berikut:
jalan-jalan
ke semarang,
jangan
lupa membeli lumpia
aku
ingin menyentuh hati orang
agar
mereka menjadi yang terbaik dari dirinya
(demi
pengabdian pada masyarakat dan bangsa)
|