Jangan fokus pada Uncontrolable factor

 
Naiknya harga sembako juga membuat kegelisahan banyak orang. Harga bahan makanan mahal, belanja bulanan hanya mendapat sedikit atau bahkan ada yang sangat pusing dengan uang sekolah anaknya. Sebagai manusia, tentu kita harus menaruh perhatian pada mereka, namun sebagai individu yang ingin bertumbuh maka kita harus selalu waspada, apakah kita sudah berfikir dan bertindak baik.

 


 


 

 Sekali lagi saya ingatkan pada sahabat semua, untuk membangun kegelisahan positive di setiap saat, agar kita tidak termasuk dalam golongan orang yang terkena krisis. Orang yag terkena krisis itu biasanya tidak proaktif. Menunggu, menunggu, menunggu dan membiarkan kehidupanya terombang-ambing oleh keadaan.
 
Kapan Anda akan menjadi tuan bagi kehidupan Anda sendiri?
 
Mentalitas mandiri adalah pondasi yang harus anda miliki. Jangan pernah menyandarkan kehidupan Anda pada orang lain, bahkan perusahaan Anda. Jika faktor-faktor yang uncontrolable menjadi sandaran anda, maka anda termasuk orang yang mudah terkaget-kaget dengan kondisi diluaran. Kendalikan kehidupan Anda. Buang jauuuuuuuuuuuuuuuuuuuuh jauh mentalitas bersandar pada belas kasihan orang. Anda akan cenderung menyalahkan orang yang membantu anda, ketika harapan anda tidak kunjung datang.
 
Mungkin Anda saat ini selalu menyantuni sanak saudara? Untuk batas tertentu itu bagus, namun yang tidak boleh anda lupakan adalah membantu kemandiriannya. Bantuan Anda harus menguatkan, bukan melemahkan tulang-tulang kemandiriannya.
 
Sahabat sukses,
 
Ada hal yang sangat penting untuk kehidupan kita, hal ini sering kali dinasehatkan oleh siapapun motivator dunia. OPTIMIS! Optimisme anda akan melihat peluang-peluang. Siapakan diri anda untuk melihat peluang-peluang itu. Larut dalam berita kemalangan, hanya akan memperburuk kondisi mental dan kehidupan anda. Banyak sekali masyarakat kita yang kehidupanya digerogoti oleh berita televisi. Sekali lagi secara pribadi siapkan untuk SUKSES dalam ketidak pastian ini.
 
Anda harus sering melakukan DISASOSIASI terhadap berita-berita diluaran yang mempengaruhi pikiran anda untuk tetap bisa luar biasa. Kita sering kali menghubung-hubungkan hal-hal yang tidak berhubungan langsung atau erat dengan nasib kita. Contoh yang sederhana adalah Gaji Anda (bagi anda yang bekerja) tidak ada hubunganya dengan gaji kawan anda. Jadi kadang banyak orang terfokus dengan kenaikan gaji kawanya, sehingga muncul perasaan iri, menghabiskan energi untuk mengomentari dan memberikan statement yang buruk. lakukan Disasosiasi, bahwa gaji anda tergantung dengan prestasi anda, performance anda. Jika tidak performance sensitif, maka anda bisa mencari kantor lain dan menentukan nasib sendiri, tanpa ada hubunganya dengan gaji rekan anda.
 
 
Memang bukan berapa harta kita tumpuk dan miliki, namun pribadi sukses haruslah produktif dan menjadi jalan kebaikan banyak orang. Nasehat indah dari AA Gym yang harus kita ingat adalah "Pantang menjadi Beban" Sebuah sikap luar biasa! Dan Sikap mental seperti ini bisa menjadi stimuli dan triger pada kesuksesan diri yang laur biasa!
 
Pertanyaan dan peryataan, sikap dan keyakinan, akan merangsang kerja pikiran dan tindakan yang akan kita lakukan. Dari beberapa KATA TANYA, maka sebaiknya yang harus sering kita pakai adalah: HOW
 
Bagaimana mendapatkan income yang mencukupi?
Bagaimana supaya tidak banjir?
Bagaimana tetap survive walau bisnis sedang tidak berpihak?
Bagaimana menjadi jauh lebih laris dalam berjualan?
 
Kata tanya HOW, bisa membantu kita menemukan solusi kehidupan ini.
 
Coba Sahabat amati anak buah anda, rekan kerja anda, tetangga anda, sahabat anda, tentang kata tanya yang sering digunakan untuk sebuah permasalahan.
 
 
Salam Perubahan!!!
Hari Subagya